EVALUASI PROGRAM IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI PUSKESMAS SEKANCING TAHUN 2018
Keywords:
Imunisasi, Evaluasi ProgramAbstract
Latar belakang: Pencapaian Universal Child Immunization ialah tercapainya imunisasi dasar secara lengkap pada bayi (0-11 bulan). Desa UCI merupakan gambaran desa atau kelurahan dengan ≥ 80% jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun. Berdasarkan data Infodatin Imunisasi (2016) didapatkan data Provinsi Jambi dengan Imunisasi dasar lengkap pada tahun 2015 sebesar 94,8%. Kabupaten Merangin tahun (2016) sebesar 94,1% dan di Puskesmas Sekancing sebesar 89% pencapaian ini belum memenuhi target nasional yaitu 100%
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskriptif analitik retrospektif yaitu metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sekancing pada bulan November 2018. Informan pada penelitian ini adalah sebayak 13 orang yang terdiri dari Kepala Puskesmas (1 orang), Pemegang Program Imunisasi (1 orang), Petugas Imunisasi (2 orang), Kader (6 orang) dan Ibu yang Memiliki Balita (3 orang)
Hasil : Sumber Daya Manusia yang terlibat dalam program imunisasi sudah memiliki STR dan hanya pemegang program mendapatkan pelatihan Imunisasi. Anggaran dana bersumber dari BOK dan dana dari desa. Sarana dan prasarana sudah lengkap, hanya saja pernah kekurangan vaksin. Petugas Puskesmas dan kader di Posyandu tidk memiliki pedoman tentang imunisasi. Waktu Pelaksanaan imunisasi di Puskesmas Sekancing sudah terjadwal dengan baik. Perencanaan untuk kegiatan imunisasi sudah direncanakan setiap awal tahun. Pembagian tugas untuk kader belum jelas. Pelaksanaan imunisasi di Posyandu dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Ibu yang memiliki Balita tidak tau apa saja kegiatan yang dilakukan di posyandu. Pengawasan terhadap pelaksanaan program imunisasi dilaksanakan setiap bulan melalui lokaminikarya. Dalam pelaksanaan program imunisasi ada dilakukan pencatatan dan pelaporan
Kesimpulan: Petugas dan kader belum pernah mendapatkan pelatihan Imunisasi. Puskesmas Sekancing pernah kekurangan vaksin. Petugas Puskesmas dan kader di Posyandu memiliki buku atau pedoman tentang imunisasi, pembagian tugas untuk kader belum jelas. Ibu yang memiliki Balita tidak tau apa saja kegiatan lengkap yang dilakukan di posyandu.
