HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN PERSEPSI IBU HAMIL DENGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI DESA NILO DINGIN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR MASURAI TAHUN 2018

Authors

  • Uli Rosita Hutagaol STIKES MERANGIN

Keywords:

, Sikap, Presepsi, Ibu Hamil, Kehamilan Resiko Tinggi.

Abstract

Kehamilan risiko tinggi adalah keadaan yang dapat mempengaruhi optimalisasi ibu maupun janin pada kehamilan yang dihadapi. Angka kejadian kehamilan risiko tinggi di Provinsi Jambi (2010), dari 76.957 ibu hamil 15.391 (34,7%) tergolong dalam kehamilan risiko tinggi. Sedangkan di Kabupaten Merangin dari 9.496 ibu hamil 1.899 (35,2%) ibu hamil risiko tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, dengan pendekatan Cross Sectional, data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer, dengan jumlah populasi 164 orang ibu hamil dan jumlah sampel minimal yang diambil sebanyak 65 orang ibu hamil yang terdiri dari 27 ibu hamil risiko tinggi dan 38 ibu hamil dengan kehamilan tidak berisiko. Data ini diperoleh melalui wawancara dengan panduan kuesioner diambil dengan secara acak sistematis (Systematic Random Sampling), yang telah dilakukan pada bulan Juli tahun 2018. Hasil penelitian ini diketahui dari 65 (100%) responden diantaranya dari 27 orang ibu hamil dengan kehamilan berisiko 9 (26,5%) orang ibu hamil yang berpengetahuan baik dan 18 (58,1%) orang ibu hamil berpengetahuan kurang. Sedangkan dari 38 ibu hamil dengan kehamilan tidak berisiko 25 (73,5%) diantaranya berpengetahun baik dan 13 (41,9%) diantaranya berpengetahuan kurang. Dilihat dari sikap ibu hamil dari 27 orang ibu hamil dengan kehamilan berisiko 6 (16,7%) orang ibu hamil yang bersikap positif dan 21 (72,4%) orang ibu hamil bersikap negatif. Sedangkan dari 38 ibu hamil dengan kehamilan tidak berisiko 30 (83,3%) diantaranya bersikap positif dan 8 (27,6 %) diantaranya bersikap negatif. Dilihat dari persepsi ibu hamilĀ  dari 27 orang ibu hamil dengan kehamilan berisiko 7 (18,9%) orang ibu hamil yang berpersepsi positif dan 20 (71,4%) orang ibu hamil berpersepsi negatif. Sedangkan dari 38 ibu hamil dengan kehamilan tidak berisiko 30 (81,1%) diantaranya berpersepsi positif dan 8 (28,6%) diantaranya berpersepsi negatif. Penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap dan persepsi dengan kejadian kehamilan risiko tinggi, apabila ibu mengerti bersikap dan berpersepsi positif tentang kehamilan risiko tinggi dapat mengurangi kejadian kehamilan risiko tinggi tersebut. Oleh sebab itu diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat meningkatkan pengelolaan kehamilanĀ  risiko tinggi, penelitian ini hendaknya dapat menjadi tindak lanjut bagi penelitian selanjutnya

Downloads

Published

2019-04-12

How to Cite

Rosita Hutagaol, U. (2019). HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN PERSEPSI IBU HAMIL DENGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI DESA NILO DINGIN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR MASURAI TAHUN 2018. Jurnal Kesehatan Dan Sains Terapan, 5(1), 35 - 42. Retrieved from https://jurnalstikesmerangin.garudacyber.co.id/index.php/jkst/article/view/38

Issue

Section

Articles