STUDI FENOMENOLOGI PERILAKU MEROKOK PADA SISWA SMPN 26 TEBO TAHUN 2018
Keywords:
Perilaku Merokok RemajaAbstract
Kanker paru masih menjadi penyebab kematian utama di seluruh dunia, dengan total 1,2 juta (16,8%) angka kejadian baru dan lebih dari 1 juta (30%) kematian yang disebabkan oleh kanker paru.Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2014 menyatakan Indonesia sebagai negara dengan angka perokok remaja tertinggi di dunia. Prevalensi remaja usia 16-19 tahun yang merokok meningkat 3 kali lipat dari 7,1% di tahun 1995 menjadi 20,5% pada tahun 2014. Dan yang lebih mengejutkan adalah usia mulai merokok semakin muda (dini). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku merokok siswa di SMP Negeri 26 Tebo, Jambi tahun 2018.
Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam (indepth interview) terhadap informan yaitu siswa perokok dan siswa tidak perokok sebagai triangulasi data disertai triangulasi orang tua siswa perokok dan tidak perokok serta guru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan informan merokok adalah ingin mencoba rokok karena lingkungan informan yang terdiri dari orang tua atau anggota keluarga, lingkungan masyarakat, dan teman sebaya informan merokok. Informan mendapatkan efek kenikmatan dan candu dari rokok yang disebabkan oleh nikotin, dan perilaku merokok tersebut didukung dengan sarana yang memudahkan informan untuk mendapatkan rokok serta faktor iklan yang terlihat keren dan menarik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa informan mengetahui kandungan serta bahaya atau dampak dari rokok. Berdasarkan hasil penelitian remaja merokok disebabkan oleh faktor teman sebaya, orang tua, lingkungan sosial, psikologis, iklan, dan sarana. Sekolah disarankan untuk bekerja sama dengan orang tua maupun pihak terkait untuk mengurangi perilaku merokok remaja.
