HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN (ANTENATAL CARE) KUNJUNGAN 1-4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKANCING TAHUN 2017
Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Dukungan Suami dan Pemerikasaan kehamilan (Antenatal care).Abstract
Setiap hari seorang ibu meninggal karena komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan atau persalinan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkir akan terjadi 500.000 kematian ibu melahirkan di seluruh dunia setiap tahunnya. Salah satutujuan dari Millennium Development Goals (MDG’s) adalah meningkatkan kesehatan ibu. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan pemanfaatan pelayanan Antenatal care (ANC) bagi ibu hamil. Pelayanan ANC merupakan pemeriksaan pada ibu hamil selama masa kehamilannya untuk mencegah terjadinya komplikasi dan mempersiapkan kelahiran yang sehat. ANC merupakan salah satu program untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) (MDG’s, dalam Nurul, MR, 2014). Di Provinsi Jambi Tahun 2015 cakupan K4 pada ibu hamil berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Jambi sebesar 89,49%, sedangkan Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin K1 berjumlah 99,9% dan K4 berjumlah 98,4%. Puskesmas Sekancing merupakan salah satu Puskesmas yang belum mencapai target kunjungan K1-K4, target pertahun K1 Puskesmas Sekancing 100% dan K4 95%, tetapi Dinas Kesehatan Merangin menyatakan bahwa pencapaian target Puskesmas Sekancing K1 24,9% dan K4 23,7%, namun target yang saat ini baru mencapai K1 17,8% dan K4 14,6% (Puskesmas Sekancing Kabupaten Merangin, 2016).
Penelitian ini merupakan penelitian Analitik, dengan pendekatan cross sectional dimana peneliti hanya melakukan observasi dan pengukuran variabel pada satu saat tertentu saja. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tiang Pumpung wilayah kerja Puskesmas Sekancing. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Kecamatan Tiang Pumpung wilayah kerja Puskesmas Sekancing dari bulan Oktober 2016 sampai bulan Maret 2017 yaitu sebanyak 40 orang.
Hasil X2 hitung (3,571) lebih kecil dari X2 tabel (3,841) dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan kehamilan (Antenatal care) K1-K4. X2 hitung (2,127) lebih kecil dari X2 tabel (3,841) dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara sikap ibu hamil dengan pemeriksaan kehamilan (Antenatal care) K1-K4. X2 hitung (0,558) lebih kecil dari X2 tabel (3,841) dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami ibu hamil dengan pemeriksaan kehamilan (Antenatal care) K1-K4.
Tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan pemeriksaan kehamilan (Antenatal care) K1-K4. Diharapkan bagi Puskesmas Sekancing untuk dapat meningkatkan pelayanan ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan (Antenatal care) melalui pemberian penyuluhan
