HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SEKSIO SESAREA DI RUMAH SAKIT DAERAH KOLONEL ABUNDJANI BANGKO
Keywords:
Ketuban Pecah Dini, Seksio SesareaAbstract
Rata-rata persalinan dengan seksio sesarea sekitar 10 % sampai 15 % dari semua proses persalinan, di Indonesia persentase seksio sesarea cukup besar. Persalinan dengan seksio sesarea di Rumah Sakit Pemerintah sebesar 11 % dan di Rumah Sakit Swasta mencapai 30 % dan tercatat dari 17.665 angka kelahiran terdapat 35,7% - 55,3% ibu melahirkan dengan proses seksio sesarea. Seksio sesarea dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu seperti KPD, CPD, gawat janin, PEB, kelainan letak, paritas dan umur (Nurak, 2011).
Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan case control untuk mengetahui hubungan KPD dengan kejadian persalinan seksio sesarea di Rumah Sakit Daerah Kolonel Abundjani Bangko. Populasi dalam penelitian adalah ibu yang bersalin dengan jumlah sampel berjumlah 68 orang.
Penelitian ini menunjukkan kejadian persalinan seksio sesarea lebih banyak terjadi pada ibu yang tidak terdiagnosa KPD yaitu 26 (76%) dibandingkan ibu yang di diagnosa KPD yaitu 8 (24%). Hasil uji chi-square diperoleh x2 hitung 0,34 lebih kecil dari x2 tabel 3,841 yang berarti Ho diterima Ha ditolak.
Penelitian ini tidak ada hubungan yang bermakna antara KPD dengan persalinan seksio sesarea. Diharapkan bagi petugas kesehatan bisa mengurangi angka kejadian persalinan seksio sesarea yang disebabkankan faktor resiko lain dari persalinan seksio sesarea.
